Thursday, 18 September 2014

Musim Semi Telah Datang

Percikan kebahagiaan terus terpancar dari seluruh tubuhku, aku duduk terpaku mendatangkan kembali kenangan - kenangan lalu menuju masa ini, tahun ini, bulan ini, hingga detik ini. Seperti mantra ' patronoum ' dengan pegasus putih itu melucuti semua domentor yang menyedot semua kebahagiaan hingga aku sekarat dalam pedih. 

Kini masa kelam telah sirna digantikan sinar mentari hangat serta benga - bunga bermekaran. Aku muncul dibalik cahaya yang menyilaukan itu, berjalan dengan langkah lembut ditengah taman tulip merah merekah. Gelora tak terbendung menyapu bersih semua luka, hingga semua yang tersisa kina hanya tawa dan senyuman penuh cinta. 

Telah ku buktikan lagi betapa dahsyatnya Maha Cinta. Menenangkah gejolak badai di laut kehidupan, mendamaikan hati para pemujanya. Aku kembali mengepakkan sayap sayap patahku yang kembali kokoh dipenghujung waktu. Melupakan semua tangis dan kesedihan di masa suram yang hanyut bersama diriku yang dulu. Aku telah menemukan kembali diriku yang sejati - yang selalu tersenyum di penghujung fajar hingga lembayung senja muncul di ufuk timur. Terjaga dalam keheningan malam merangkai asa dihari esok.

- Maya - 

No comments:

Post a Comment