W H E N T H E T I M E G E T S H A R D . .
Seminggu belakangan kalo bisa dibilang, sambutan yang 'kurang menyenangkan' menyambut bulan Agustus. Bukan bermaksud bikin dramatis ato lebay, tapi yah begitulah.. Somehow beberapa hal menjadi kurang menyenangkan dan nggak sesuai dengan apa yang aku mau.
Seminggu belakangan kalo bisa dibilang, sambutan yang 'kurang menyenangkan' menyambut bulan Agustus. Bukan bermaksud bikin dramatis ato lebay, tapi yah begitulah.. Somehow beberapa hal menjadi kurang menyenangkan dan nggak sesuai dengan apa yang aku mau.
Keadaan yang membingungkan dan nggak sesuai dengan apa yang kita mau itu adalah definisi dari MASALAH. Situasi ini sangat lekat dengan kehidupan siapapun, tanpa terkecuali. Karna kondisi yang terjadi nggak sesuai dengan yang kita mau, walhasil kita biasanya bakal kecewa, sedih, galau, marah bahkan depresi. And guess! beberapa hari lalu aku sempet ngalamin yang namanya galau tingkat dewa gara - gara si masalah ini. hufh !! Biasanya aku tipe orang yang stay cool kalo menghadapi masalah apapun, tapi kali ini bener - bener nyiksa otak. Gimana enggak, beberapa masalah entah dari keluarga, temen, kerjaan semua datang di momment yang sama ! Headache to the dead ! Awalnya nyantai aja, eh ternyata galau juga.
Rasanya isi kepala udah kayaq benang kusut, semua hal seakan minta diselesaikan duluan. Hari itu aku kacau banget deh, nggak mau ngomong, nggak napsu makan, cemberut, dan menyendiri terus. Setiap orang yang ketemu aku selalu tanya; 'Kenapa May?' 'Eh, kok cemberut terus?' 'Maya kamu kenapa sih nggak fokus banget?' dan yang bikin aku tambah kesel adalah aku harus ngejawab pertanyaan - pertanyaan itu. Karna kondisi aku yang lagi badmood tanpa sadar aura badmood aku mempengaruhi orang - orang disekitarku.
Yang tadinya pas baru ketemu ceria - ceria aja, setelah liat muka asem aku jadi ikutan badmood. dengan kata lain, saat itu aku melampiaskan masalah yang aku punya ke orang - orang sekitar tanpa sadar. Itu memang nggak bagus, karena pada dasarnya kalo kita punya masalah ya selesaikan sendiri jangan ngelibatin orang lain termasuk ikut mempengaruhi mood mereka. Untungnya aku sadar, dan langsung memisahkan diri. dari rumitnya dunia. Hahahha... maksudnya aku perlu waktu buat sendiri, berpikir, menganalisa, tanpa ada interfensi orang lain baik itu ide, pemikiran, saran, nasehat dan lain - lain, pokoknya my own time lah !
Setelah pulang kerja aku udah nongkrong dipantai deket rumah tante, SENDIRIAN. Ngeliat langit yang biru, alunan ombak dengan suara yang menurutku merdu, tiupan angin yang sejuk, dan nggak ada yang gangguin cukup bikin pikiranku sedikit tenang. Untuk sementara kepalaku lepas dari masalah - masalah itu. Enjoy the world for a moment I thought :) Sambil ngeliatin laut yang luas nan biru, aku mulai berpikir, menganalisa, dan mencari tau akar permasalahannya dimana. Dan yang paling penting disini aku nyoba berpikir dari berbagai sudut pandang, 'Bagaimana kalo aku ada di posisi A ?' 'Apa yang aku lakukan jika di posisi si B?' Jika kita hanya berpikir dari satu sudut pandang apalagi sudut pandang kita sendiri, biasanya aku akan memposisikan diriku sebagai korban/dirugikan/disakiti duluan, well akhirnya muncul rasa nggak suka sama orang yang aku anggep bertanggung jawab membawaku ke masalah ini walaupun sebenarnya nggak.
Setelah ketemu akar permasalahnya dimana, aku introspeksi diri. Mungkin aja ada sesuatu yang aku pernah katakan atau lakukan memicu situasi seperti ini, kan masalah itu nggak melulu dipicu diluar diri kita mungkin aja situasi ini dipicu sama aku sendiri kan ? atau pemicunya dari luar tapi aku yang memperburuk keadaan ? Intinya aku punya deal dalam masalah tersebut.
Setelah aku ngerti masalahnya apa, selanjutnya yang aku perlu lakuin adalah nyari solusi ! Nggak sadar langitnya udah gelap aja, tapi aku masih betah duduk sendiri. Then I grab my phone, and dial a number. Setelah ngerasa cukup tenang dan bisa berpikir jernih baru aku mau buka komunikasi sama orang terutama orang terdekat yang aku bisa percaya. Aku udah punya gambaran sendiri tentang masalah yang aku hadapi bisa dibilang ini versi aku, selanjutnya aku nyari tahu menurut orang gimana sih? setelah cerita di telpon panjang lebar, diapun ngasi pandangannya. And that's right ! Karna ada dua versi berbeda, jadi ketemu deh hal - hal yang emang perlu di clarified and founding the solution.
Kalo katanya Acha Septriasa, berdua itu lebih baik. Hiihihihiiii.. istialah problem solving ini bernama brain storm. Beberapa otak yang mencaro solusi lebih baik kok dari pada cuma mikirin sendiri and finally decision making. Jam udah menunjukan 09.30, anginpun udah cukup kencang dan dingin tapi aku masih aja ngomong lewat telpon. Tante udah bolak balik telpon nyuruh aku balik dan aku juga udah agak menggigil takutnya ntar malah masuk angin.
![]() |
| Langit udah mulai gelap |
![]() |
| Masih betah aja nih |
-Maya-



No comments:
Post a Comment